My past Skincare

Sejak tahun lalu, persisnya sih sejak salah satu teman baru pulang dari Korea dengan oleh-oleh skincare, aku jadi hobi kepo soal perawatan wajah dan kulit. Dan berasa telat banget baru peduli soal perawatan kulit thu sekarang, di umur 3* .

jadilah iseng-iseng mengingat produk skincare apa saja yang pernah kupakai. Posting ga penting ya

:P  , Yah sp tau cucu ku kelak kepo tentang skincare apa yang kugunakan saat aku seusia mereka :D

Dan berikut beberapa produk pelembap, sabun muka, bedak dan beberapa produk kosmetik lainnya yang sempat kupakai dalam waktu yang lumayan lama.



Hazeline snow

Krim wajah ini adalah pelembab pertama yang bisa kuingat. Saat masih TK setelah mandi  pagi hazeline snow adalah pelembab yang sehari-hari dioleskan di muka. Waktu itu seingatku bukan hanya aku yang menggunakan krim ini tapi juga Emak dan kakak ku (yang usianya 9 tahun di atasku). Sebagai gambaran jaman itu tak banyak pengetahuan tentang skincare.

Hazeline snow persis seperti gambar dibawah inilah yang dulu selalu siap sedia dirumah




Image: cosmeticsandskin.com



Bedak Marcks

 Untuk cewek yang gede di tahun 90-an atau 80-an atau bahkan 70-an sepertinya tak asing lagi dengan bedak ini. Seingatku bedak ini dulu merajalela, semua pakai bedak ini. Tak heran kalau brand ini bertahan karena memang formulanya yang ringan cocok untuk semua jenis kulit bahkan yang sensitif. 

Salah satu temanku pernah menggunakan bedak ini untuk melengkapi produk dari dokter kulitnya, mungkin karena bedak ini produksi Kimia Farma ya, jadi bisa dipakai saat pemulihan juga. 

Aku berhenti pakai Marcks sewaktu SMA karena saat itu sudah mulai jadi bedak addict dan Marcks terasa "kurang" dan tak lagi cukup untuk aku yang mulai ingin selalu tampil segar dengan muka matte. :">

 


Image: apotekcspharma.com



Minico Vanishing Cream

Krim kedua yang menghiasi masa kecilku nih. Tapi untuk krim yang satu ini tetap setia kupakai sampai SMP. Meskipun saat itu mulai  coba coba pelembap dengan merk yang ditujukan untuk remaja (seperti Belia dan Puteri brand cosmetic remaja yang ngehits kala itu) , namun akhirnya balik juga pakai Minico karena memang pas dan simpel pemakainnya. Dulu sih harganya murah dan mudah ditemukan, tapi sekarang sepertinya agak langka sampai dijual secara online dengan harga yang lumayan.




Image: .bukalapak.com

BELIA MARTHA  TILAAR

Belia adalah salah satu brand kecantikan dari MarthaTilaar group. Seperti nama brand-nya, Belia ditujukan untuk mereka yang berusia belia. Kira-kira saat kelas tiga SMP adalah pertama kali aku mencoba perawatan muka dengan paket milkcleansing-toner-pelembap-bedak, dan Belia adalah produk yang menjadi pilihan saat itu dengan alasan hanya karena tergoda iklan heheheh aku bahkan tak tau apa kandungannya, pelembabnya mengandung tabir surya atau tidak.

Namun aku memakainya hanya sebentar dan tidak sampai repurchase karena ternyata aku yang 14 tahun malas dengan perawatan muka yang ribet dan akhirnya balik lagi ke Minico.



Bedak Tabur Cempaka 

Setelah beralih dari Marcks, bedak tabur cempaka menjadi persinggahan pertama. Proses perawatan muka setiap pagi adalah cuci muka (pakai sabun mandi) - oles Minico - pakai bedak, dannn sudah . . . . seperti itu saja sudah merasa cantik, B-) padahal siang dikit muka udah oily plus diperparah dengan jenis rambut berminyak dan dahi jenong. >-)  Hahahhaha




Image: cempakacosmetic.com

Biore Facial Foam Acne Care

Suatu hari di tahun 2000 aku menyadari dahi ku bruntusan, yang waktu itu kuanggap jerawatan. Dan aku menyalahkan cara cuci muka ku yang selalu menggunakan sabun mandi. Sabun muka Biore dengan label anti acne menjadi pilihanku untuk menghilangkan bruntus yang kuanggap jerawat itu. Dan hasilnya tambah muncul jerawat gede gede di dahi dan dagu.

Untuk semua itu aku menyalahkan sabun muka Biore anti acne.

NB: beberapa bulan kemudian jerawatku sembuh setelah ke dokter kulit. Info dari pak dokter jerawatku timbul bukan karena salah pakai kosmetik tapi karena memang kondisi hormonku memicu si jerawat membludag ;))









Biore Facial Foam anti acne yang kupakai dulu
kemasannya masih berwarna merah dengan tanda cross gede seperti pada obat-obat
an

Image: arrelandmerry

Ovale Facial Lotion

Masih dalam rangka memerangi jerawat, aku mencoba menggunakan facial lotion untuk membersihkan muka. Pembersih muka berjenis two in one seperti ini saat itu masih terbilang baru. Karena terlihat simple dan menjanjikan "anti acne" akhirnya aku menggunakan Ovale Facial Lotion jeruk nipis. Inget banget aku sering membersihkan wajah dengan facial lotion ini setelah berolah raga di sekolah. Suka sama wangi segarnya, agak perih waktu kena jerawat-jerawat imutku. Sayangnya produk ini juga tak banyak membantu meredakan jerawatku.




Image : angelkawai.com



VIVA Milk Cleanser & Face Tonic

Setelah obat dari dokter menyelesaikan masalah jerawatku. Selanjutnya aku menggunakan Pembersih & Penyegar Viva jeruk nipis untuk mempertahankan kulitku yang sudah normal kembali. Mulai saat itu aku sadar pentingnya membersihkan muka sebelum tidur.

Fyi: produk murah meriah ini tetap menjadi andalanku sampai sekarang, meskipun sekarang sudah beralih ke Viva bengkoang namun intinya pembersih & penyegar Viva tetap ku re-purchase selama belasan tahun.




Image: bukalapak.com

Biore Pure Mild facial Foam

Setelah merasa "gagal" dengan Biore anti acne facial foam ternyata kulitku cocok dengan si biru satu ini. Jerawatku tidak muncul lagi *eh muncul sih tapi satu dua dan itu kadang-kadang.:-J  Suka sama wanginya, dan berasa lembut dikulit. Hingga umur 20-an produk ini masih sering kugunakan meskipun selang seling dengan sabun muka yang lain.




Image: goodluckladies

Pelembab & alas bedak Mustika Puteri









Kemasan persis seperti inilah yang dulu kupakai

Image: beta.kosmetikcantik.com

Sampai sekarang aku masih ingat bagaimana Krisdayanti dalam iklan Mustika Puteri  8-> . . . emmmm mungkin sekitar tahun 1996. Krisdayanti "muda" tentu pas untuk penarik minat para gadis remaja saat itu. Dengan maksud tampil semanis Krisdayanti aku memilih pelembab dan alas bedak Mustika Puteri untuk penggunaan sehari-hari.Tapi kebiasaan tersebut juga tidak bertahan lama, karena aku tak punya banyak waktu untuk berias dan ternyata memakai alas bedak secara tergesa-gesa malah bikin muka cemong. :O)





Mustika Puteri compact powder

Berbeda dengan pelembab dan alas bedaknya, untuk Compact Powder dari brand ini aku re-purchase berkali-kali. Dulu kemasannya bulat dan kecil, pas untuk dibawa kemana-mana. Tapi meskipun bentuknya  bedak padat, compact powder satu ini gampang retak dan berantakan saat terjatuh. Pernah aku menjatuhkannya dalam kondisi terbuka dan isinya berceceran dilantai, terpaksa aku memungutinya untuk digunakan lagi hahahha betapa tidak higenisnya aku waktu itu.









Karena tidak ada foto compact powder kemasan yang lama


Jadi pakai gambar ini saja ya

Image: mustikaputeri.com

Citra Hazeline

Pelembab yang kupakai bergantian dengan Ponds hingga beberapa tahun selanjutnya bahkan sampai saat kuliah dan bekerja. Waktu pertama kali pakai produk ini pilihannya hanya satu yang seingatku namanya Citra Hzeline White & Natural. Namun sekarang produk ini telah tersedia dalam berbagai varian. Diantara varian yang tersedia sekarang aku pernah mencoba dua diantaranya yaitu Citra Hazeline lasting cool snow yang ternyata membuat kulit mukaku kering dan Citra Hazeline Pearly White yang cocok dan sempat repurchase berkali-kali.




Image: rumahcantikcitra.co.id

Ponds White Beauty day cream

Aku bersyukur sempat setia memakai day cream ini selama bertahun-tahun meskipun pada saat itu aku tidak paham tentang pentingnya menggunakan sunscreen . Saat itu yang aku tau produk ini bikin kulitku putih alami (bukan putih berlebihan). Paling tidak tabir surya dalam produk ini sepertinya bekerja sebagaimana mestinya, karena sekarang belum terlihat tanda-tanda penuaan pada kulit wajahku .




Image: my-lovely-sister

Sariayu Bedak tabur

Waktu SMA tak banyak pilihan kosmetik dipasaran, jadi tidak pusing juga milihnya. Bedak tabur Sariayu waktu itu sudah terlihat bagus, bikin muka segar. Sampai sekarang kadang-kadang masih beli yang warna kuning pengantin karena ngerasa warnanya agak kekuningan dan bukan putih terang, cocok untuk dipakai sehari-hari.




Image: sariayu.com




Image : tokopedia.com

Ponds white beauty Facial Foam

Sabun muka pilihan waktu terobsesi dengan "whitening". Beli apa-apa nyari yang whitening. Dari hasil nyoba beberapa facial foam dengan janji memutihkan,  produk inilah yang cocok dan masih kupakai hingga menjelang umur 30.







Pixy Two Way cake

Mulai kerja mulai merasa kurang kalau hanya menggunakan bedak tabur saja. dan Pixy two way cake yang paling cocok dan akhirnya re-purchase reffil nya berkali kali.




Image: supermetroemall.com

Garnier day cream

Merasa bosan dengan pelembab Ponds akhirnya nyoba produk ini untuk sehari-hari. Pakai pelembab ini cuma sebentar sih seringnya cuma buat selingan soalnya ada kemasan "ngirit-nya" $-) Kenapa tidak kuteruskan untuk pemakaian harian? karena garnier light complete ini bikin mukaku berminyak. Tapi untuk efek memutihkan-nya menurutku produk ini sih bagus, muka kelihatan putih bening sayangnya lewat beberapa jam mukaku jadi berminyak sampai tampak kusam.




Image: harga-bedak.blogspot








Thats it . . . beberapa skincare yang
pernah membantuku merawat kulit muka dari kecil menjelang umur 30-an. Eh ada
bedak juga ya bukan skincare aja:-?


Ada
beberapa yang nyoba-nyoba tapi seringkali ga diterusin sampe abis. Dulu juga
belum ngerti soal pemakaian skincare yang berlayer-layer seperti sekarang. `@-@

Post a Comment for "My past Skincare"